Jawaban singkat: Gula stevia adalah pemanis nol kalori dari daun Stevia rebaudiana. Stevia aman dalam batas wajar (ADI 4 mg/kg bb/hari), tidak menaikkan gula darah, dan bisa menggantikan gula pasir di hampir semua minuman. Halaman ini merangkum semua panduan kami agar Anda mudah menemukan jawaban yang tepat.
Mulai dari sini
- Mengenal Stevia — asal-usul, kandungan Reb A, kenapa rasanya bisa pahit (20 artikel).
- Stevia & Kesehatan — diabetes, diet, keamanan untuk ibu hamil dan anak (33 artikel).
- Tips Menggunakan Stevia — takaran, cara memilih, menyimpan (37 artikel).
- Perbandingan Pemanis — stevia vs gula, madu, aren, dan pemanis buatan (13 artikel).
- Resep Stevia — kopi, teh, jamu, minuman segar, hingga masakan (58 resep).
5 hal terpenting tentang stevia
- Rasa manisnya 200–300 kali gula, jadi pakai sedikit saja.
- Indeks glikemik praktis nol: tidak memicu lonjakan gula darah.
- Stabil terhadap panas, aman untuk minuman panas dan dimasak.
- Rasa pahit hampir selalu tanda takaran berlebih.
- Stevia membantu mengurangi gula, tetapi bukan obat atau solusi tunggal penurunan berat badan.
Siapa yang menulis panduan ini?
Konten disusun oleh tim Gula Stevia Indonesia berdasarkan pengalaman langsung menggunakan dan menjual produk stevia, serta merujuk pada lembaga keamanan pangan seperti WHO dan EFSA. Konten kesehatan bersifat edukasi; baca juga disclaimer kami.
Referensi
- World Health Organization. Use of non-sugar sweeteners: WHO guideline (2023).
- PAHO/WHO. WHO advises not to use non-sugar sweeteners for weight control (2023).
- EFSA Panel on Food Additives. Scientific opinion on steviol glycosides (E 960), EFSA Journal.
Butuh stevia untuk dapur rumah atau usaha? Lihat pilihan produk gula stevia, stevia tetes, atau harga grosir.